Rashford Dituntut Untuk Seperti Sang Legenda Van Nistelrooy
Bandar Bola Online Terpercaya - Eks pelatih akademi Manchester United Paul McGuinness memberi saran Marcus Rashford untuk studi berasal dari Ruud Van Nistelrooy supaya bisa menjadi striker yang kian haus gol.
Striker berusia 19 tahun selanjutnya menarik perhatian publik sepakbola Inggris dikala diorbitkan oleh Louis Van Gaal pada pertengahan musim 2015-16 lalu. Sebab ia langsung tampil mengesankan di lini depan.
Meski muda, ia tidak canggung bermain dengan para seniornya. Ia terhitung tunjukkan bahwa ia punya insting gol yang amat bagus.
Di mata McGuinness, Rashford memang striker yang berkualitas. Namun ia memberi saran kepadanya supaya berlajar berasal dari eks bomber United asal Belanda Van Nistelrooy supaya performanya di depan gawang lawan meningkat.
"Marcus bisa mencetak seluruh type gol, tetapi untuk menjadi pencetak gol, Anda perlu lebih banyak type gol sepertu yang dicetak oleh Ruud van Nistelrooy," ujarnya pada Manchester Evening News.
"Jika bola perihal kiper - ada Ruud (di sana yang siap terima bola rebound). Jika boa perihal tiang gawang, mistar, dibelokkan - ia ada di sana," tuturnya.
"Marcus punya jangkauan yang lebih besar, tetapi ia perlu lebih banyak gol-gol seperti itu," tandasnya.
Mantan pelatih tim junior Manchester United Paul McGuiness mengklaim bahwa Marcus Rashford sempat menginginkan bermain menjadi playmaker saat tetap menimba pengetahuan di akademi Setan Merah.
Nama Rashford mulai mencuat setelah diangkat ke tim utama oleh Louis Van Gaal pada musim 2015-16 lalu. Ia dikenal sebagai penyerang muda yang gesit dengan insting gol yang amat bagus.
Namun siapa sangka bahwa Rashford sejatinya sempat bermain sebagai seorang gelandang. Lebih tepatnya sebagai seorang playmaker.
Keinginan itu keluar setelah ia terdeteksi amat mengagumi eks bintang AC Milan dan Juventus, Andrea Pirlo. Alhasil, Rashford sering berkutat di tengah lapangan dan bersusaha mendikte jalannya laga.
Namun Paul dan tim pelatih United kelanjutannya memastikan bahwa Rashford bisa tampil lebih baik lagi kalau di tempatkan sebagai penyerang.
"Kami memutuskan, aku sendiri, Warren Joyce dan Colin Little, bahwa aa adalah pesepakbola yang amat bagus. Ia bisa menjadi seorang pemain No.10, seorang pemain sayap, mengalahkan pemain-pemain lawan, ia biasa turun ke lini tengah," ungkap Paul pada Manchester Evening News.
"Ada satu turnamen di mana ia menginginkan bermain seperti Pirlo. Tapi kami menyaksikan potensinya menjadi striker," tuturnya.
"Kami mengupayakan membentuk tubuhnya, caranya berlari. Ia amat anak cerdas didalam hal sepak bola. Ia bisa mengerti segalanya dengan amat cepat," pujinya.
Untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih baik, mari bersama - sama kita bangun, caranya? Apabila kamu menemukan link yang mati/sudah tidak berfungsi atau gambar yang sudah tidak muncul/expire, silahkan hubungi kami disini. Laporan anda sangat berpengaruh pada perkembangan blog ini.Tanks atas perhatiannya
GET UPDATE VIA EMAIL
Dapatkan kiriman artikel yang terbaru
Dari Kami langsung ke email anda!
Dari Kami langsung ke email anda!



0 comments:
Post a Comment