Menurut Ronaldo Dirinya Bukan Seorang Striker Real Madrid
Cristiano Ronaldo mengatakan bahwa ia bukan dan tidak akan pernah menjadi seorang striker.
Pemain Real Madrid mengakui bahwa ia merubah caranya berlatih dan bermain untuk menjaga kondisinya selalu fresh di dalam merintis padatnya jadwal kompetisi di sebagian musim terakhir.
Pendekatan itu menghasilkan hasil di musim 16/17, di mana kapten Portugal mencetak delapan gol di empat pertandingan terakhir di Liga Champions dan enam di empat laga pamungkas La Liga sebelum saat menjadi juara.
Namun demikian, mantan bintang Manchester United - yang juga bermain di formasi dua striker untuk Portugal dikala mereka menjuarai Euro 2016 - memastikan bahwa ia bukan seorang penyerang.
"Orang-orang berpikir aku seorang striker. Saya tidak akan pernah menjadi seorang striker. Saya mencetak hampir 600 gol bermain di posisi aku sekarang," tuturnya di La Sexta.
"Itu terkait taktik yang digunakan pelatih. Saya suka bermain bersama kebebasan, dikala kita bermain bersama 4-4-2, aku lebih puas, tetapi bukan artinya aku tak suka bersama 4-3-3, karena aku dapat bergerak dan bermain bersama berbeda."
"Tentu, aku lebih suka bermain lebih bebas karena itu adalah posisi yang juga aku mainkan di Portugal, tetapi aku juga menyukai 4-3-3."
Cristiano Ronaldo yakin bahwa namanya akan tercatat di histori Real Madrid, tetapi mengatakan bahwa ia tidak berasumsi dirinya sebagai Galactico.
Pemain Portugal telah mencetak 40 gol di seluruh kompetisi untuk membantu Madrid menggapai final Liga Champions dua kali beruntun dan mengklaim gelar La Liga perdana sejak 2012.
Ronaldo mencetak gol kemenangan via adu penalti dikala Madrid juara Liga Champions melawan Atletico Madrid musim lantas dan juga mencetak gol dari titik putih dikala hadapi lawan yang sama di final 2014.
Ronaldo sesudah itu memastikan bahwa ia tak miliki persiapan tertentu menjelang laga final melawan Juventus malam nanti.
"Saya bukan type pemain yang mempelajari video karena aku kira itu seluruh mestinya berjalan natural. Penting untuk sadar satu atau dua hal, tetapi tidak benar-benar terobsesi bersama itu," tuturnya di Goal International.
"Contohnya, di dalam penalti, berpikir perihal sisi mana yang akan anda pilih, dikala anda di sana, ada banyak hal yang anda peduli dan satu momen untuk memutuskan. Dan itulah mengapa aku tak suka memiliki rencana apa yang aku lakukan."
"Penalti di final? Saya tidak takut. Saya suka mengambil alih resiko. Saya dapat mencetak gol atau meleset. Namun aku tidak akan gagal. Anda mesti berpikir positif. Saya tak berasumsi diri aku sendiri Galactico, tetapi aku menilai diri aku adalah seorang pemain yang menciptakan histori di Manchester, Madrid, dan tim nasional."
Untuk memperbaiki dan mengembangkan blog ini menjadi lebih baik, mari bersama - sama kita bangun, caranya? Apabila kamu menemukan link yang mati/sudah tidak berfungsi atau gambar yang sudah tidak muncul/expire, silahkan hubungi kami disini. Laporan anda sangat berpengaruh pada perkembangan blog ini.Tanks atas perhatiannya
GET UPDATE VIA EMAIL
Dapatkan kiriman artikel yang terbaru
Dari Kami langsung ke email anda!
Dari Kami langsung ke email anda!



0 comments:
Post a Comment